Hari kedua, 16 April 2018
Ada beberapa pilihan transportasi untuk menuju Hua Hin, salah satunya adalah dengan menggunakan mobil van dari terminal bus Mo Chit, pilihan inilah yang akhirnya kami pilih, dengan pertimbangan, karena harga yang terbilang lebih murah dan mudah untuk dijangkau juga. Kebetulan, terminal bus yang paling dekat dengan lokasi kami pada saat itu adalah terminal Mo Chit.
Sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat, kami sudah
check-out hotel dan menuju terminal bus Mo Chit dengan menggunakan taksi yang sudah dipesankan oleh petugas resepsionis hotel tempat kami menginap semalam. Tidak sampai 30 menit perjalanan, kami sudah tiba di terminal Mo Chit, lalu kami mencari dan bertanya-tanya pada petugas setempat, di mana loket untuk membeli tiket ke Hua Hin, inisiatif agar mempermudah, kami bilang saja ingin ke
Santorini Park, mereka sudah paham. Pada pukul 10.00 pagi setelah menunggu, mobil
van yang kami tumpangi mulai berangkat, semoga lalu-lintas di luar sana bersahabat, aamiin.
Santorini Park
Santorini Park, di kalangan
traveler, mungkin sudah banyak yang mengetahui tempat wisata ini. Tempat ini menjadi yang paling
famous dan diminati jika berkunjung ke Hua Hin. Mungkin,
Santorini Park hanya salah satunya saja, karena masih banyak tempat wisata yang lainnya juga. Tempat ini yang menjadi destinasi pertama gue setelah tiba di Hua Hin.
Lebih dari 3 jam perjalanan, akhirnya kami tiba di sini, setelah sebelumnya gue udah
reminder ke si
driver, bahwa kami ingin ke
Santorini Park, jadi, mereka sudah paham di lokasi mana mereka harus menurunkan kami. Baiknya, kalian juga seperti ini jika ingin ke
Santorini Park. Dari lokasi turunnya kami, ternyata
Santorini Park terletak di seberang jalan, tidak begitu bingung untuk menyebranginya, karena terdapat semacam
underpass yang sengaja disediakan untuk pejalan kaki ataupun kendaraan roda dua.
Setibanya di sana, kami langsung membeli tiket masuk, harga tiket yang tentunya lebih mahal untuk turis seperti kami, dibanding harga untuk warga lokal.
Seperti namanya, tempat ini bisa dikatakan miniaturnya Pulau Santorini yang berada di Yunani, semua bentuk arsitektur bangunannya didesain semirip aslinya. Menariknya, di sini terdapat banyak tempat makan (restaurant/
cafe) dan
store-store yang menjual berbagai jenis
item, seperti pakaian atau cendramata. Menarik, gue akan puas berfoto-foto di sini. Ini keunggulan dari
Santorini Park.
Untuk para pengunjung yang sedang memiliki banyak waktu berlibur di Hua Hin ini, di sini juga menyediakan beberapa penginapan, tentu dengan harga yang lumayan tinggi, harga yang ga direkomendasikan untuk para backpacker low budget seperti kami, hehe.
Jam Buka : Senin – Jumat 10:00 – 19:00 dan Sabtu – Minggu 09:00 – 19:00
Alamat : Phetkasem Road (198 km. post), lokasi Santorini Park di Google Maps bisa kalian temuakan di sini.
Telepon : +66 (0)2 434 6921-8
Setelah puas berfoto-foto di bawah teriknya matahari siang hari itu, ga berasa sudah lebih dari 2 jam kami menghabiskan waktu selama di sana. Menghindari terlalu sore, lalu kami memutuskan meninggalkan tempat ini dan melanjutkan ke tempat berikutnya, yaitu
Camel Republic.
Camel Republic
Camel Republic tidak jauh berbeda dengan
Santorini Park, bedanya, di
Camel Republic itu bertemakan khas timur tengah dan
Arabesque, sesuai dengan namanya, di sini terdapat unta dan beberapa hewan-hewan lainnya juga sebagai hiburan untuk para pengunjung. Untuk menuju lokasi ini dari
Santorini Park, bisa dengan menggunakan taksi, yang hanya ditempuh dalam beberapa menit saja. Harga tiket masuk pun tidak jauh berbeda dengan yang di
Santorini Park. Oke, saatnya kita putari, seperti apa tempat ini, sepertinya unik, hehe.
Jam Buka : Senin s/d Jumat 10:00 - 18:00 dan Sabtu/Minggu/Hari Libur 09:00 - 18:30 Alamat : Phet Kasem Rd, Cha-am Phetchaburi Thailand 76120 (Bisa dilihat di sini)
Ga terasa berkeliling, kami sampai lupa makan siang, untungnya, di sini banyak terdapat tempat makan, jadi, kami ga bingung mencari-cari lagi. Harga makanan di sini masih relatif murah. Setelah selesai makan, kami akan menuju hotel yang sudah kami pesan sebelumnya, hotel nanti yang akan menjadi tempat menginap dan beristirahat kami selama 1 malam.
Hua Hin Night Market
Setelah tiba di hotel, sebelumnya, dengan beberapa menit perjalanan dari
Camel Republic dengan menggunakan taksi, kami langsung
check-in, dan beristirahat setelah bersih-bersih. Hotel yang kami tempati, berlokasi sangat strategis dan nyaman. Hotel ini sudah kami pesan sebelumnya melalui situs
Agoda dengan harga yang lumayan cukup murah, tidak begitu mahal.
Hari semakin petang dan malam pun tiba. Rencana kami malam ini adalah berkulineran di
Hua Hin Night Market, kalo di Indonesia, ini seperti sebuah pasar malam, yang menjual berbagai jenis makanan, minuman, pakaian, pernak-pernik, dan lain-lain. Lokasi ini tidak begitu jauh dari hotel kami, cukup dengan berjalan kaki beberapa menit aja.
Menutup hari kedua
Setelah kaki pegal dan mata sudah ngantuk, kami memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat, menyimpan tenaga untuk melanjutkan perjalanan berikutnya di esok hari, lalu kembali ke Bangkok lagi.
Berapa saja biaya yang dikeluarkan ?
Wahh, keren bgt fotonya kak. Artikelnya jg helpful bgt, jadi dapet gambaran buat backpack ke Thailand.Btw, biaya keseluruhan habis berapa kak termasuk tiket pesawat PP?
ReplyDeleteTerima kasih hehe. Pada waktu itu, kurang lebih sekitar 6-7 jt untuk budget 2 orang dan sudah include tiket pesawat pulang pergi. Untuk rinciannya, sudah saya tuliskan di akhir cerita kok.
DeleteKak mau tanya kalau dari camel/ santorini naik taksi carinya dimana ya?
ReplyDeleteBisa ditanyakan aja ke petugas loket pembelian tiket masuk atau ke petugas security setempat, nanti biasanya mereka yg akan mencarikan/orderin hehe.
DeleteBisa ditanyakan aja ke petugas loket pembelian tiket masuk atau ke petugas security setempat, nanti biasanya mereka yg akan mencarikan/orderin hehe.
ReplyDeleteHi kak, Kalau boleh tau dimana sewa van dari BKK - Huahin - BKK?
ReplyDeleteWaktu itu saya ga sewa, saya cukup naiknya dari terminal bus mochit. Disana banyak van yg menyediakan ke huahin kok. Kalo bingung, bilang aja mau ke huahin/santorini park ke petugas yg ada disana hehe.
DeleteKak, harga taxi dari Santorini ke Camel republik berapa ya?
ReplyDeletedan dari Camel Republik balik ke huahin berapa?
oh iya kalau di Camel Republik pesan taxi juga minta bantuan ke petugas disana?
Thanks
Biaya taksi dari Santorini Park ke Camel Republic ga terlalu mahal kok, di kisaran 50-60 ribu rupiah, karena jaraknya juga ga begitu jauh. Kalo dari Camel Republic ke penginapan aku yg berada di Huahin, biaya taksinya sekitar 100 ribu rupiah, yg kebetulan pada saat itu dibantu oleh petugas security setempat untuk dipesankan hehe. Infonya, biasanya suka ada yg standby. Rajin-rajin bertanya aja hehe.
Deletehalo...
ReplyDeleteterima kasih atas blognya sangat membantu..
aku mau tanya, untuk transportasi dari hua hin kembali ke bangkok (terminal Mo Chit) bisa naik van dari mana yah?
terima kasih sebelumnya
Waktu itu saya naiknya dari pool yg berada di samping Hotel Hop Inn Hua Hin. Kalo bingung, pakai gmaps aja dan arahkan ke hotel Hop Inn Hua Hin karena lokasinya persis di samping hotelnya. hehe.
Deletetransportasi antar lokasi di huahin opsinya cuma taxi ya? atau ada opsi transportasi umum lainnya? Terima Kasih
ReplyDeleteBisa pakai tuktuk kak, bisa lebih murah karena bisa dinego. Atau bisa sewa motor kak.
Deletekalo sewa motor, sim indonesia berlaku ga sih?? atau nekat aja?
DeleteGa berlaku sih hehe. Tapi aman kok disana ga terlalu ketat-ketat banget kalo soal itu.
Deleteboleh nanya lagi gak bang? Kalo dari daerah hua hin mau ke pattaya, ada opsi penyeberangan via laut ga sih? soalnya kalo lewat darat kayaknya di map jauh banget muter...hehe.
ReplyDeleteThx
Saya belum pernah sih, tapi seharusnya ada kok hehe.
Deletemau tanya dong bg.. disana udah bisa pakai grab blm ya?
ReplyDeleteyg lagi familiar sih biasanya grab tuk tuk kak hehehe.
DeleteHua Hin, pengen balik lagi kesana karena kurang lama jadi nggak semua tempat sempet disamperin
ReplyDeleteSantorini Parknya menjadi daya tarik sendiri, ini yang bikin aku juga kesana
Iya, setuju banget. Kalo ada kesempatan, juga pengen kesana lagi hehehe.
Delete